Cari Blog Ini

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

5 Jenis Bahan Tas Yang Biasanya Dipakai Untuk Waist Bag

    Jika kamu pernah melihat ada seseorang yang menggunakan tas dengan cara diikat dipinggang atau diselempangkan ke bagian bahu menghada...

Sering Nyeri Kepala? Gangguan Saraf Otak Kah?

- Tidak ada komentar

Penyakit saraf otak adalah jenis penyakit yang memiliki berbagai jenis gejala dan terkadang memberikan efek kejutan karena menyerang secara tiba-tiba. Penyebab penyakit saraf otak yang mendatangkan serangan bisa datang dari berbagai hal. Penyakit yang telah bersarang lama pada tubuh kemudian pada akhirnya menampilkan keberadaannya dengan memberikan gejala seperti kram dan kesemutan. Setiap gejala memiliki makna tersendiri dan mengarah pada jenis penyakit yang berbeda. Alasan lain juga datang dari beberapa hal yang memicu masalah penyakit saraf atau kemunculan gejala tertentu pada bagian tubuh. Permasalahan saraf ini telah menjangikiti banyak orang. Karena bukan merupakan hal yang baru maka penyelesaian untuk masalah ini juga sudah ditata dengan baik.

Permasalahan saraf bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. Gaya hidup yang buruk, pola makan, dan situasi kerja yang mengakibatkan berbagai permasalahan kecil yang secara bertahap berkumpul dan menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh. Karena permasalahan ini telah berlangsung pada jangka waktu yang lama tubuh mulai terbiasa bekerja dengan kekurangan tersebut walupun efek buruknya perlahan akan bertumpuk hingga tidak dapat ditahan lagi oleh tubuh. Selain itu kurangnya olah raga merupakan pemicu utama permasalahan ini. Kebanyakan orang yang mengalami penyakit saraf di tubuh akan memiliki kebiasaan berolahraga yang sangat minim. Ada juga penyakit saraf yang memang sudah ada dan merupakan bagian dari permasalahan pertumbuhan, gizi atau bahkan keturunan.

Salah satu masalah paling umum yang menyebabkan permasalahan saraf adalah masalah pasokan darah. Masalah ini bisa terjadi karena penyumbatan pada pembuluh darah sehingga aliran darah pada organ tertentu terganggu. Jika pasokan darah ke otak kurang akan terjadi berbagai permasalahan pertumbuhan atau bahkan penyumbatan pada otak. Ini menghasilkan kerusakan permanen yang mempengaruhi kinerja tubuh atau indera. Pada kasus lain permasalahan ini juga terjadi karena cidera berat yang mengakibatkan bagian pada pembuluh darah atau saraf menjadi rusak. Hal ini mengakibatkan penyusutan otot atau malfungsi organ tertentu yang bisa berakibat fatal.

Jenis permasalahan saraf lain bisa terjadi sejak lahir. Masalah genetik atau faktor keturunan bisa menjadi penyebab permasalahan saraf ini. Ada banyak hal yang bisa mengakibatkan cacat saraf pada janin. Asap rokok, polusi dan nutrisi menjadi penyebab umum pada kekurangan pada pertumbuhan saraf janin. Selanjutnya terdapat juga masalah radiasi dan penyakit yang memberikan akibat pada pertumbuhan otak janin. Pada tingkat yang lebih jarang terjadi adalah kerusakan yang terjadi akibat keracunan baik pada makanan, sumber air atau bisa binatang yang menyerang sistem saraf dan pertumbuhan bayi.

Pada orang dewasa permasalahan seperti keracunan, cidera dan penyakit sering menjadi permasalahan yang menghasilkan kerusakan saraf. Penyakit tertentu bisa mengerogoti kesehatan saraf dan pada akhirnya merusaknya secara permanen pada pusat saraf baik di otak ataupun tulang punggung. Beberapa jenis penyakit yang memang mengakibatkan kehilangan fungsi saraf secara bertahap seperti Parkinson dan Alzheimer juga dapat ditemukan. Dari kedua jenis penyakit ini kerusakan yang disebabkan karena infeksi sering lebih mudah ditemukan dan diselesaikan karena tubuh tidak kehilangan fungsi regenerasi.

Penyebab lain yang juga cukup umum namun sering diabaikan adalah permasalahan yang muncul akibat narkotika, obat-obatan terlarang atau alkohol. Beberapa jenis obat keras yang terkadang diresepkan oleh dokter juga memberikan akibat yang sama. Kerusakan bisa terjadi karena pemakaian atau tindakan menghentikan obat secara tiba-tiba sehingga menghasilkan efek kejutan pada saraf.

Pada kasus ketika permasalahan saraf sudah ada pada tubuh dan belum bermanifestasi terdapat beberapa hal yang mendorong munculnya permasalahan saraf ini. Efek pertama yang menjadi penyebab atau pemicu adalah cidera. Penyebab ini cukup spesifik karena cidera harus terjadi pada kepala atau titik tertentu pada tubuh. Efek dari permasalahan cidera ini cukup beragam dan cenderung berhubungan dengan riwayat penyakit sebelumnya. Penyakit dan obat yang menurunkan daya tahan tubuh dapat menjadi penyebab penyakit saraf otak. Kejadian ini bisa seketika atau bisa juga perlahan seperti yang terjadi pada orang yang suka mengkonsumsi alkohol dan kekurangan vitamin B1.


Obat Batuk untuk Bayi yang Alami Sesuai Usianya

- Tidak ada komentar

Batuk adalah gangguan pernapasan yang sering menghampiri siapapun, tanpa pandang bulu. Bayi dan anak-anak sangat rentan mengalaminya. Jika batuk menyerang bayi, maka obat batuk untuk bayi harus segera diberikan. Sebelum makin parah, berikan obat alami sesuai usia bayi agar ia segera sembuh dan tidak mengganggu pertumbuhannya. Inilah beberapa anjuran obat alaminya.
1.    Air Susu Ibu (ASI)
Tidak menutup kemungkinan jika batuk menyerang bayi di bawah usia 6 bulan. Justru karena kekebalan tubuhnya masih sangat lemah, beragam penyakit bisa menghampiri. Faktor bakteri dan virus bisa menyebabkan batuk. Beragam jenis batuk bisa menghampiri, seperti batuk kering atau berdahak. ASI dianjurkan sebagai obat batuk alami untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan.
ASI sangat aman dan efektif untuk menyembuhkan batuk pada bayi. ASI mengandung antibody yang mampu melawan mikroorganisme, seperti bakteri dan virus. Dengan pemberian ASI eksklusif, asupan cairan untuk bayi juga tetap terpenuhi, sehingga memberikan keseimbangan tubuh dan mencegah dehidrasi.
2.    Jeruk Nipis
Jeruk nipis sudah terkenal sebagai obat batuk alami untuk berbagai kategori usia. Obat alami ini hanya bisa dipakai untuk bayi berusia 7 bulan ke atas. Vitamin C pada jeruk nipis akan meningkatkan produksi sel darah putih.
Anda bisa membuat racikan obatnya sendiri di rumah. Caranya cukup mudah yaitu dengan kukus sebentar jeruk nipis kira-kira 10 menit. Peras dan campurkan dengan madu untuk membantu memberikan rasa manis dan melegakan tenggorokan. Madu juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh.
3.    Lemon
Lemon juga berkhasiat menyembuhkan batuk dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Sistem kekebalan tubuh bayi akan meningkat dan batuk bisa segera sembuh. Zat anti-bakteri dan anti-inflamasi yang terkandung dalam lemon juga mampu mengurangi gejala radang penyebab batuk. Produksi lendir di hidung juga berkurang.
Cara pemakaiannya sama dengan jeruk nipis, yaitu air perasan lemon dicampurkan dengan madu dan air mendidih. Obat batuk untuk bayi ini dianjurkan untuk bayi yang berusia 1 tahun ke atas, mengingat rasa asam dari lemon yang kuat.
4.    Madu
Madu sangat berkhasiat melawan bakteri dan virus penyebab batuk. Daya tahan tubuh akan meningkat dan mempercepat penyembuhan batuk pada bayi. Anda bisa pilih madu alami yang mengandung antioksidan tinggi. Seduhlah madu ke dalam air mendidih dan biarkan sementara waktu sampai hangat. Berikan pada bayi yang usianya sudah 1 tahun ke atas.
5.    Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih mampu menghangatkan tubuh bayi dan melegakan tenggorokan. Minyak tradisional ini bisa dioleskan pada dada dan punggung bayi. Oleskan secukupnya saja agar bayi tidak merasa panas. Cara alami ini mulai dianjurkan untuk bayi yang berusia 5 bulan.
6.    Bawang Putih
Bawang putih adalah obat dekongestan alami, yaitu obat yang mengurangi radang serta produksi lendir berlebih. Caranya juga mudah. Irislah beberapa suing bawang putih dan letakkan di piring, kemudian letakkan di sekitar tempat tidur bayi. Kandungan sulfurnya mampu mengeluarkan lendir dari hidung dan melegakan tenggorokan. Cara alami ini berlaku untuk bayi di bawah 6 bulan.
Anda harus bersabar dalam mengatasi batuk pada bayi, mengingat bayi akan rewel dan menangis. Obat batuk untuk bayi tersebut bisa menjadi solusi ampuh. Selain tanpa efek samping, obat alami tersebut sudah disesuaikan dengan usia anak. Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter tentang pengobatan alami yang aman untuk bayi, seperti yang disarankan di Orami Magazine.

Mengetahui Proses Sablon Polyflex

- Tidak ada komentar

Membuat sablon polyflex sebenarnya tidak serumit sablon manual dan bahkan terbilang sangat mudah. Bagaimanakah caranya? Kita hanya membutuhkan komputer untuk membuat desain kemudian mesin cutting untuk mencetak desain serta mesin heat press untuk menempelkannya. Jika kamu ingin mencoba memulai bisnis ini, sekarang banyak yang jual polyflex dengan harga yang murah.

Proses Sablon Polyflex bisa diilustrasikan penjelasannya di bawah ini.

1.    Membuat desain yang akan disablon
Bagi kamu yang sudah mengetahui teknik desain menggunakan software Corel Draw atau Adobe Ilustrator akan lebih mudah. Kamu bisa membuat desainnya terlebih dahulu menggunakan media komputer atau laptop. 

2.    Proses cutting/mencetak desain
Saat ini, untuk mencari bahan-bahan polyflex sangatlah mudah. Kamu bisa menemukan situs yang jual polyflex dari berbagai daerah, salahsatunya polos.co.id. Setelah desain dibuat, selanjutnya mencetak desain tersebut menggunakan mesin cutting digital.

3.    Membersihkan hasil cutting
Setelah proses cutting desain selesai, kamu akan mendapatkan hasil desain yang tadi dibuat tersebut. Hasil cutting sendiri tidak langsung berbentuk sesuai dengan desain yang dibuat. Kamu harus mengelupas hasil cuttingan secara perlahan hingga menyisakan hasil desainnya saja.

4.    Proses pengepresan/penempelan pada media
Selain jual polyflex yang telah banyak tersebar baik secara online atau offline, jika kamu membutuhkan kaos juga mudah mencarinya. Nah, kaos biasanya menjadi media yang sering banyak digunakan untuk menempelkan hasil cutting desain tersebut. Hampir 80% hasil cutting biasanya ditempelkan pada jersey bola. Hasil cutting yang telah dikelupas dan berbentuk seperti yang diinginkan akhirnya ditempelkan ke media menggunakan mesin Heat Press. 

5.    Hasil sablon polyflex
Jika proses pengepresan selesai, biarkan terlebih dahulu media yang sudah dipress tadi beberapa menit. Pastikan hasil cutting tersebut menempel dan dingin agar lem yang terdapat pada bahan polyflex benar-benar merekat erat pada media. Setelah bening barulah kamu bisa mulai mengelupas lapisan bening pada polyflex tadi. 

Cukup mudah bukan proses sablon polyflex tersebut? Dari uraian di atas sebenarnya bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan dalam bidang sablon kaos jersey. Apalagi bahan-bahanya mudah didapatkan karena telah banyak toko online yang jual polyflex dengan berbagai harga dan berbagai kualitas. Selain jersey bola, polyflex juga bisa digunakan untuk kaos, jaket, tas, topi dan media lain berbahan kain. Ditambah dengan kehadiran Polyflex PU yang tipis membuat sablon polyflex menjadi pilihan menarik untuk sablon kaos. Terima Kasih.