Senin, 30 September 2019

Dua Bulan Puasa Kemenangan, Bhayangkara Hentikan Paceklik


Bhayangkara FC akhirnya sukses menghentikan rentetan hasil negatif yang menghantui mereka selama dua bulan terakhir. Klub yang menjuarai Liga 1 2017 itu sukses menggasak lawan mereka, Barito Putera, dengan skor 4-1 di kandang lawan, Rabu (18/9) silam. Berikut beberapa pengamatan yang dihimpun dari situs berita sepak bola Indonesia https://www.bolanusantara.com/:

1.    Efek instan pelatih baru
Bhayangkara FC memulai musim dibawah kepemimpinan pelatih asal Argentina, Angel Alfredo Vera. Rekor pelatih asal Argentina tersebut dalam 10 pertandingan pertamanya adalah empat kali menang, tiga kali seri, dan tiga kali kalah. Namun, setelah gagal mencatatkan kemenangan sejak laga melawan Semen Padang (17/7) silam, Alfredo Vera mencatatkan dua kali kekalahan dan dua kali seri hingga akhirnya dipecat oleh klub berjulukan The Guardian tersebut. Pada 1 September silam, Paul Munsler ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Alfredo Vera. Dalam dua laga bersama pria berkebangsaan Irlandia Utara tersebut Bhayangkara sukses menahan pemimpin klasemen, Bali United serta menekuk Barito Putera. Dampak instan kedatangan pelatih baru tampak memicu semangat Indra Kahfi cs.

2.    Serangan tajam, pertahanan kokoh
Dalam dua laga terakhir, Bhayangkara tampil lebih solid, baik dalam urusan bertahan maupun menyerang. Mereka hanya kebobolan satu gol dari titik penalti. Sedangkan serangan mereka menjadi lebih efektif terbukti dalam laga melawan Barito Putera, tiga gol berhasil mereka lesakkan sebelum menambah satu gol lagi di penghujung laga.

3.    Laga di kandang jadi kunci
Setelah separuh musim berlalu, Bhayangkara FC patut optimis untuk memperbaiki posisi. Awan Setho dkk akan lebih banyak bermain di kandang dalam sisa musim. Selain itu, mereka akan bermain di kandang selama tiga pertandingan berturut (v Persib Bandung pada 23 Oktober, v PSM Makassar pada 29/10, dan v Semen Padang pada 2 November). Tiga laga tersebut dapat menjadi titik kunci bagi Bhayangkara FC jika ingin merangkak ke papan atas klasemen.

Selasa, 24 September 2019

10 Tahap SOP Pada Bagian Pelayanan Dalam Bisnis Restoran


Dalam sebuah usaha kuliner seperti restoran, dimana pada skala ini aturan atau standar kerja yang diterapkan lebih ketat, membuat pelaku usaha harus benar-benar memperhatikan Standard Operating Procedure (SOP) yang dibuat. Salah satu bagian unit kerja yang perlu mendapat perhatian lebih dalam hal SOP adalah bagian pelayanan karena ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesan pada setiap tamu yang datang. 

ilustrasi SOP

Apabila restoran hanya mengandalkan cita rasa makanan yang enak saja, tanpa memperdulikan standar layanan restoran, bukan tidak mungkin orang akan enggan atau tidak tertarik untuk datang kembali. So, sudah seharusnya untuk setiap pelaku usaha kuliner atau bagi mereka yang baru ingin berkecimpung dalam dunia usaha ini untuk lebih memperhatikan apa itu SOP pelayanan. Apa saja jenis SOP pelayanan restoran yang biasanya diberlakukan? Berikut beberapa diantaranya yang kami ulas secara garis besar, silahkan disimak!

1.    Penerimaan Tamu
Hendaknya setiap tamu yang datang ke restoran disambut dengan hangat, ramah dan baik, biasanya bagian ini dilakukan oleh resepsionis atau hostess. Hostess dapat berperan tidak hanya sebagai penyambut tamu, tetapi juga informan bagi tamu yang baru pertama kali datang untuk memudahkan ia melakukan pemesanan sesuai prosedur restoran.
2.    Mempersilahkan Tamu Duduk
Jika tamu sudah memasuki area restoran, persilahkan ia memilih tempat makan yang diinginkan, jika sudah melakukan pemesanan tempat sebelumnya, maka arahkan ia pada posisi tempat duduk yang sesuai dengan pesanannya.
3.    Sajikan Air Putih
Di restoran, setiap pengunjung yang datang biasanya mendapatkan layanan sajian minuman air putih. Air putih menjadi semacam pembuka sebelum tamu menyantap hidangan utama.
4.    Memberikan Daftar Menu
Untuk memudahkan tamu mengetahui dan memilih menu apa saja yang tersedia di restoran, pramusaji hendaknya memberikan daftar menu. Jika tamu bertanya mengenai menu, jelaskan dengan baik dan mudah dipahami, pramusaji juga bisa menawarkan pilihan menu andalan atau utama kepada tamu untuk membantunya memilh menu yang tepat.
5.    Menyediakan Peralatan Makan
Pramusaji menyediakan peralatan makan untuk tamu mulai dari sendok, garpu, piring, pisau dan lainnya yang sesuai dengan menu makanan yang dipesan tamu. Penempatan posisi peralatan makan dilakukan dengan rapi dan baik karena ini bisa jadi nilai plus terhadap layanan sebuah restoran.
6.    Penyajian Makanan
Makanan yang telah jadi dan siap, disajikan pada meja tamu, pramusaji biasanya menggunakan tangan kanan saat meletakkan makanan, sembari menyajikan menu, pramusaji dapat sambil memberikan penjelasan kepada tamu mengenai menu yang disajikan.
7.    Pembersihan Peralatan Makanan Kotor
Usai tamu menyantap makanan dan telah benar-benar selesai, pramusaji harus segera membersihkan meja dengan mengangkat peralatan makan yang kotor, kemudian dapat dilanjutkan dengan menyuguhkan hidangan penutup atau dessert.
8.    Pembersihan Meja
Jika tamu selesai makan dan beranjak pergi meninggalkan tempat, maka selanjutnya pramusaji harus membersihkan meja dari berbagai kotoran sisa aktivitas makan tamu.
9.    Pembayaran
Saat proses pembayaran, biasanya dapat dilakukan dengan cara mendatangi bagian kasir langsung atau bisa juga dengan menyerahkan nota tagihan. Pelayan hendaknya bersikap ramah dan baik, serta dapat juga meminta tamu memberikan pendapat, kesan atau masukan terhadap cita rasa makanan, kualitas restoran dan lainnya sebagai bentuk apresiasi dan perbaikan terhadap restoran ke depannya.
10.    Ucapan Terimakasih
Jangan lupa ucapkan terimakasih kepada setiap tamu yang datang serta selamat, seperti misalnya selamat siang atau selamat malam.