Menurut pakar kesehatan, hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan posisi tidur kita.
Photo by : idntimes.com
sebagai info, di malam hari, sempurnanya dikala kita sedang tidur, sistem kekebalan tubuh cenderung lebih aktif untuk melawan banyak sekali macam infeksi atau penyakit yang sedang menyerang tubuh kita. sayangnya, aktivitas sistem kekebalan tubuh ini berimbas buruk pada semakin parahnya sensasi nyeri yang ada pada tubuh kita.
dikala sistem kekebalan tubuh mengeluarkan respons pada peradangan, maka kita akan mengalami gejala berupa gangguan pernapharapann, sakit kepala, hingga nyeri persendian. jika yang menyerang kita ialah virus, maka tubuh akan meningkatkan suhu internal di malam hari sehingga menyebabkan demam.
berdharapanrkan alharapann tersebut, demam cenderung lebih seringkali menyerang di malam hari. selain itu, banyak pakar kesehatan yang menyarankan kita untuk tidak terburu-buru berperjuangan untuk mengatasi peningkatan suhu tubuh dikala demam alharapannnya bisa jadi hal ini justru tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja.
hal lain yang bisa membuat kita mencicipi sensasi nyeri yang lebih parah di malam hari ialah posisi tidur yang tidak sempurna. jika kita tidak berada dalam postur yang sempurna, maka bagian punggung, leher, dan pinggang akan terharapan semakin tidak karuan. selain itu, dalam beberapa kasus, persendian juga akan mengalami pembengkakan, sensasi ksaya, dan rharapan nyeri.
selain alharapannnya posisi tidur yang tidak sempurna, bisa jadi sensasi nyeri yang kita rharapankan dikala sakit ialah penggunaan ac yang membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih kering. menurut pakar kesehatan, udara kering bisa membuat saluran pernapharapann mirip tenggorokan mengalami iritasi yang tentu akan membuat tubuh kita semakin terharapan tidak nyaman.